AQIQAHsurabaya aqiqah surabaya aqiqoh di surabaya Perbedaan aqiqah dengan qurban, itulah materi yang aqiqah surabaya paparkan melalui tulisan sederhana ini, mohon di kritisi jika terdapat kekurangan yang sangat mungkin muncul dalam pembahasan berikut.

Pada dasarnya secara kaefiat proses pelaksanaan antara aqiqah dengan qurban hampir serupa, yang membedakan adalah:
  • Kalau aqiqah Hewan yang di sembelih terbatas pada kambing atau qibasy sementara qurban bisa onta, sapi, kerbau atau hewan sejenisnya.
  • Waktu pelaksanannya tidak terbatas merkipun yang paling utama hari ke tujuh selah kelahiran, sedangkan qurban hanya hari-hari tasyrik saja yaitu tanggal 11,12,13 Dzulkhijah.
Keutamaan BerQurban  “ Tidak ada amal yang dikerjakan oleh seseorang pada hari Nahr/Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari pada menyembelih qurban “ (HR.Hakim, Ibnu Majah dan Tirmidzi)

Hukum berqurban Sunnah Muakkadah, dan makruh meninggalkan bagi yang mampu. Sedangkan Abu Hanafiyah menghukuminya wajib bagi yang mampu.

Tentang Hewan Qurban
Nabi bersabda: “Empat sifat yang tidak diperkenankan ada pada hewan qurban : yang tidak berfungsi salah satu matanya, yang sakit kronis, yang pincang salah satu kakinya dan yang sangat kurus.“ (HR.Tirmidzi).

“Yang pertama kita lakukan hari ini/Idul Adha ialah sholat dan kembali kemudian menyembelih qurban, maka barang siapa yang melakukan demikian, telah sesuai dengan sunnah kami dan barang siapa yang menyembelih sebelum itu maka itu adalah daging yang diperuntukkan bagi keluarganya dan tidak ada kaitannya dengan berqurban.“ (HR. Bukhari dan Muslim).

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pengqurban
  • Tidak memotong rambut dan kuku ketika memasuki bulan Dzulhijjah hingga memotong qurban.
  • Mempertajam pisau.
  • Menyembelih sendiri atau kalau tidak mungkin, mewakilkan kepada orang lain.
  • Menyaksikan proses penyembelihan.
  • Menghadapkan hewan kearah kiblat pada saat disembelih dengan membaca :
بسم الله الله اكبر اللهم هدا منك و لك “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini adalah dari-Mu dan untuk-Mu.“

Pembagian Daging Qurban
Diperkenankan bagi yang berqurban untuk makan daging hewan qurbannya dan menyimpannya. “Makanlah, berilah makan dan simpanlah.“ (HR. Bukhari dan Muslim) .

Dianjurkan dalam pembagian dagingnya sebagai berikut : sepertiga untuk dimakan/disimpan, sepertiga untuk di hadiahkan dan sepertiga untuk dishodaqohkan.
“Dan hendaknya diberikan kepada keluarganya sepertiga, tetangganya yang miskin sepertiga dan dishodaqohkan kepada yang meminta sepertiga “ (HR. Hafidz Abu Musa) .

Tidak diperkenankan untuk menjual kulitnya. “Barang siapa menjual kulit qurban maka tidaklah sah qurbannya.“ (HR.Hakim dan Baihaqi).

Tidak diperkenankan untuk membayar penyembelih dengan daging qurban atau kulitnya. “Berkata Ali bin Abi Tholib : "Aku diperintahkan Rasulullah saw untuk mengurus qurbannya dan membagi kulitnya… dan aku dilarang untuk memberi penyembelih sebagian darinya sebagai upah“,
Beliau melanjutkan : “kami memberinya dari bagian kami “ (HR. Bukhari dan Muslim).

Huallahu'aklam
« Next
Prev Post
Prev »
Next Post
Artikel TERKAIT Perbedaan Aqiqah dengan Qurban
author-photo MARKAZ

Saya hanyalah orang biasa yang menyukai blogging dan mencoba berbagi pengalaman dengan yang lain tentang blogging dan SEO. Semoga bisa bermanfaat.

Share This Article: +
×
aqiqah surabaya ~ ~ Kamis, Juni 06, 2013 ~ profesional hemat dan berkualitas
thumbnail Perbedaan Aqiqah dengan Qurban
By : aqiqah surabaya
Rating : 4.81
Perbedaan aqiqah dengan qurban , itulah materi yang aqiqah surabaya paparkan melalui tulisan seder... . . . . .]
Facebook Comments
Close Comnent Facebook
Top